Manusia biasa yang banyak salah dan dosa

18 Juli 2018 12:51 | dibaca 2 kali

Assalammualaikum Wr Wb.

Seperti kata Pepatah, Tak kenal maka tak sayang, oleh karena saya ingin disayang tetntunya salah satu kewajiban saya untuk memperkenalkan diri pribadi saya.

Saya Pengelola situs website Pribadi saya ini, dan saya biasa dipanggil dengan sebuah nama YUDHA, atau banyak orang memanggil nama saya berbeda beda, ada nama kecil, ada nama asli sesuai dengan akta kelahiran, ada yang memanggil dengan nama khusus dalam bahasa sunda, ada juga yang memanggil dengan nama samaran di dunia maya, tapi nama asli dan hak paten Adalah nama pemberian orangtua saya yang tidak dapat dihapuskan.

Ceritanya pada awal kedatangan saya kedunia ini, Saya dilahirkan dari rahim seorang ibu pada bulan oktober tahun 1984 ( Seribu Sembilan Ratus Delapan Puluh Empat ), kalau menurut cerita orang tua saya saya dilahirkan didalam sebuah rumah dibantu oleh seorang PARAJI katanya. karena dulu kan di tempat saya tepatnya di Desa Bangunharja kecamatan Cisaga kabupaten Ciamis belum ada Rumah bersalin, ya kalau ada ibu ibu yang mau melahirkan itu ditolong oleh seorang paraji. begitu ceritanya.

Nah tentunya saya lahir tidak bisa langsung berjalan ataupun berbicara apalagi langsung bisa menulis seperti sekarang ini, saya dirawat, diasuh dan dididik oleh ayah dan ibu saya hingga singkat cerita saya masuk sekolah dasar Negeri di Bangunharja yang kebetulan tidak jauh dari rumah tempat orangtua saya tinggal.

Saya anak Pertama alias anak yang kesatu, dan di tahun Seribu sembilan Ratus sembilan puluh dua ( 1992 ) ibu kandung saya melahirkan 1 anak laki laki dan itu adalah adik kandung saya. dan sampai saat ini saya hanya mempunyai 1 orang adik kandung yang saat ini masih tinggal bersama orang tua saya di desa.

Saya masuk Sekolah dasar tahun 1990 dan alhamdulillah lulus di tahun 1998, setelah lulus dari SD orang tua saya tentunya ingin anaknya mendapatkan pendidikan yang layak, dan alhamdulillah mereka mampu memberikan hak pada saya untuk bersekolah di SLTP negeri 2 Cisaga hingga tahun 2000.

Tidak cukup sampai disitu, walalupun keluarga saya termasuk keluarga petani yang kurang mampu atau katakanlah keluarga miskin, orang tua saya ingin anaknya mendapat pendidikan yang layak dan setara.

kenapa dikatakan miskin ..?

sejujurnya ibu saya seorang petani padi biasa yang mendapatkan hasil padi untuk dijadikan beras untuk kebutuhan makan sehari hari, petani padi bukan berarti memiliki sawah sendiri, tapi ikut merawat padi milik orang lain dengan system bagi hasil, kalau ditempat saya biasa disebut GACONG begitu. alhamdulillah kalau untuk makan kami tidaklah susah.

sedangkan ayah saya merupakan seorang pria yang sangat gigih sehari harinya juga menjalani aktivitas dalam bidang pertanian, tapi bukan ahli pertanian,.. namun hampir sama dengan ibu saya, yaitu membantu orang lain yang memiliki sawah dalam hal cangkul mencangkul.

walaupun demikian alhamdulillah kami dapat menjalani hidup.

kembali ke tentang saya, di tahun 2000 saya masuk sekolah Madrasah Aliyah Negeri 3 Ciamis atau lebih dikenal dengan MAN 3 Cijantung, alhamdulillah disana saya dapat belajar walaupun hanya sampai 1 tahun, berhubung banyak tunggakan SPP dan orang tua saya tidak mampu lagi membiayai perjalanan pendidikan saya, akhirnya saya memutuskan untuk berhenti sekolah.

Setelah diputuskan berhenti sekolah, kurang lebih 1 tahun saya tinggal bersama kedua orang tua di desa dan membantu mereka guna bisa menjalani hidup ini, setahun rasanya membosankan akhirnya saya memutuskan untuk mencari jatidiri dengan meninggalkan tempat kelahiran.

Mulai tahun 2003 saya berjalan mencari sesuatu yang belum saya miliki, singkat cerita saya pertama kalinya belajar langsung tentang ilmu agama islam di Cikoneng ciamis, kemudian melangkah ke wilayah kota kuningan, lalu ke cirebon, ke magelang, ke banyuwangi, denpasar, NTB, Sorong, Maluku, Gorontalo, Pontianak, Bontang, lalu ke Aceh, padang, palembang dan ke serang banten, serta terakhir seingat saya kembali ke cirebon.

sekitar 3 tahun saya berjalan belajar ilmu agama termasuk ilmu ilmu tentang pengobatan alternatif dan sejenisnya. terakhir saya belajar di keraton kasepuhan cirebon.dan dicirebon ini termasuk tempat belajar hidup saya paling lama.

dalam perjalanan belajar ini tentunya ada suka dan duka tapi banyak dukanya, satu hal yang saya ingat, saya berjalan kaki dari Gersik, kemudian ke demak, pekalongan dan terakhir di cirebon, itu perjalanan menggunakan kedua kaki saya tanpa bantuan kendaraan atau tunggangan sejenisnya. ini merupakan kenangan terindah saya dan banyak mendapatkan pelajaran selama dalam perjalanan.

singkat cerita sekitar tahun 2006 saya diajak sosok insan untuk belajar tentang Internet atau disebut teknologi informasi, dan saya tertarik kemudian ikut dengannya. ditempatnya saya disuapi berbagai macam ilmu teknologi, mulai dari system operasi, DOS, windows, cara cara bikin software, tentang server dan lainnya.

selain itu saya disuguhi tumpukan buku yang harus dibaca. dan alhamdulillah pusing kepala

di sekitar tahun 2007 singkat cerita saya kembali ke sebuah kota yang sebelumnya sekitar tahun 2004 pernah dikunjungi yaitu kota di palembang, seingat saya waktu itu saya berangkat dengan bekal 4 Lembar Baju, 3 Lembar Celana Pendek, 2 Lembar celana Panjang, dan Uang pemberian orang tua sebesar Rp. 430.000. dengan idzin dan Ridha Allah SWT alhamdulillah saya sampai ke Kota Palembang dengan selamat.

Sesampainya saya di kota palembang, saya mempir ke pasar cinde, mencoba mencari pekerjaan, alhamdulillah dapat bekerja sebagai kuli, waktu terus berjalan tak terasa sudah 5 bulan saya berkeliaran di pasar, tidur di emper pasar, saya ingin berdiri. suatu hari saya mendatangi agen koran dan ingin coba jualan koran, alhamdulillah diterima. dan saya pensiun jadi kuli.

Jualan koran terbatas waktu, hanya dari jam 5 pagi sampe jam 11, masih banyak waktu luang yang dapat saya manfaatkan, saya mencoba mencari barang barang bekas, alhamdulillah saat itu 2 jenis pekerjaan saya jalani dengan senang hati, sampai pada suatu hari saya bertemu dengan mantan pacar saya yang jadian di tahun 2004 tempo dulu.

singkat cerita bulan oktober 2007 kalau ngga salah di bulan Mei saya menikah di rumah P3N, karena dulu saya masih belum punya uang untuk ke KUA yang kalau ngga salah dulu biayanya sekitar 1 jutaan, saya memutuskan menunda pembuatan Buku Nikah, lagi pula dulu diminta surat pindah dal lain lain yang belum mampu saya laksanakan.

Setelah saya menikah dengan mantan pacar saya karena selama ini saya tinggal di luar rumah dan kadang di emper toko milik orang lain akhirnya saya diijinkan tinggal di rumah mertua.

kegiatan saya sehari hari tetap jualan koran berjalan kaki dari KM 1 sampai KM 10 kadang sampai ke KM 14 kalau koran ngga laku, dan pulangnya tetap berjalan kaki sambil mencari barang bekas, alhamdulillah penghasilan saya tidak kurang dari Rp.12.000 setiap harinya. tentunya ini membuat saya pusing kepala karena kebutuhan dirumah semakin meningkat.

Teringat peristiwa tentang Rinso, pagi pagi istri saya mau nyuci baju, ternyata Rinso habis.. hmmm uang juga habis sudah dibelikan beras. saya coba pinjam uang pada tetangga, tapi alhamdulillah tidak ada satupun tetangga yang memberikan pinjaman, padahal saya bilang saya pinjam uang seribu rupiah untuk beli rinso, nanti sore setelah saya jualan koran saya ganti . mencari uang Rp.1000 saya berjalan sampai ke sebuah pangkalan ojek ( kalau sekarang sudah berdiri hotel amaris ). Ya nasib.. akhirnya saya pulang dan bilang ke istri, ngga usah nyuci dulu besok saja nyucinya. alhamdulillah istri mengerti.

Suatu hari saya diajak teman untuk ikut kerja sebagai kenek tukang bangunan kebetulan ia ada proyek pembangunan rumah, ya kerjanya ngaduk, ngangkat bata, dan ngangkut pasir, dan lainnya. alhamdulillah saya dapat upah Rp. 250.000 per minggu.

4 bulan saya sebagai kuli sampai selesainya bangunan itu, setelah selesai bangunan selesailah pula pekerjaan saya. akhirnya saya ngga punya pekerjaan lagialias jadi pengangguran lagi.

saya teringat buku buku yang disimpan dalam kardus, akhirnya saya buka kembali dan saya kembali belajar membaca dan memahami tentang teknologi yang dulu pernah dipelajari. singkat cerita saya dipercaya pinjam 1 buah leptop temannya teman saya yang dulu jualan koran, dengan tambahan modem XL waktu itu saya bisa browsing di dunia maya. waktu memang tidak bisa dihentikan, akhirnya alhamdulillah berkat saya mengikuti beberapa bisnis online, mulai dari sebagai reseller, bisnis PTC, PPC, dan beberapa multilevel akhirnya saya memiliki sedikit tabungan, dan saya membeli 1 perangkat Komputer CPU pentium 3 dan layar Tabung dengan harga Rp.750.000. mulai saat itu saya fokus dalam pekerjaan online.

Tak terasa 2008 di bulan oktober saya dianugrahkan 1 anak laki laki, alhamdulillah sehat dan selamat, karena saya sudah malu tinggal bersama mertua akhirnya saya coba mengontrak di sebuah bedeng, dan pindah lagi ke bedeng lain, dan lagi lagi pindah karena pihak pemilik bedeng keberatan masalah listrik.

sekitar 2011 alhamdulillah saya mampu mengontak 1 buah rumah di daerah talang kelapa, dengan harga Rp.1.200.000 per tahun dan kami nyaman tinggal disana, mulai dari sinilah kehidupan kami mulai bisa makan 3 kali dalam sehari. dan kegiatan saya sehari hari hanya bermain di dunia maya dan sampai sekarang telah menjadi makanan saya sehari hari terutama dalam bidang jual beli pulsa, pembuatan website dan pengelolaan server hosting.

dalam menjalani hidup sehari hari saya tidak bisa lepas dengan yang namanya koneksi internet, kopi dan rokok, entah kenapa jadi kecanduan dan merupakan kebutuhan pokok saya, sampai sampai melakukan sosialisasi dengan tetangga pun tidak bisa menyempatkan diri, sungguh keterlaluan. padahal saya punya kewajiban kepada beberapa organisasi sosial yang saya ikuti, hmmm terlalu ya, tapi saya punya landasan Setiap kesuksesan dalam Hidup semuanya berawal dari keputusan untuk mencoba dan selalu terus mencoba.

kegiatan sehari hari saya dirumah saja, menggoyangkan jari jari tangan, menatap layar yang berisi tulisan, didampingi dengan rokok dan kopi selalu, tanpa mengenal ruang dan waktu.

Setiap diri kita memiliki cahaya. Cahaya yang hanya akan bersinar jika kita telah melewati masa-masa kelam dan berat karena perjuangan. Cahaya yang akan terus bersinar seiring dengan pencapaian yang kita raih. Dan itulah cahaya keabadian, sebuah cahaya motivasi yang takkan pernah redup bahkan oleh sang mentari sekalipun.

Prinsip saya Memayu hayuning bawana, ambrasta dur hangkara. Aja gumunan, aja getunan, aja kagetn, aja aleman, Ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake, sakti tanpa aji-aji, sugih tanpa bandha.

Tapi jangan salah.

saya Hanya Manusia biasa yang tidak luput dari berbagai Kesalahan, Hilaf, dan dosa,

Saya Hanya sosok mahluk yang Ingin Belajar Membaca, Melihat, Mendengar, dan melakukan sesuatu hal yang dapat bermanfaat untuk diri sendiri, Keluarga, tetangga dan orang orang di sekitar saya khususnya dan isi bumi pada umumnya, saya juga ingin mencoba belajar mengurangi berbagai kesalahan Pada diri sendiri khususnya dan keluarga pada umumnya.

Nah begitu kira kira cerita singkat perjalanan hidup dan sekilas tentang yudha MAR.

Semoga website ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Terimakasih

Wassalammualaikum wr wb


Dikirim oleh: Yudha | Kunjungi Website
Terdapat pada: Alat Kantor, manusia, biasa, yang, banyak, salah

Iklan Terkait